
Buol, zonasulteng.com I Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan antar Kepala Desa dan perangkatnya kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol bertamu ke rumah seorang perempuan yang diduga sebagai pasangan gelapnya hingga larut malam, tepatnya pada pukul 12.00 malam.
Kejadian yang memicu kecurigaan warga sekitar ini berujung pada penggerebekan beberapa warga dan suaminya.
Warga menilai tindakan seorang pemimpin Desa mendatangi rumah seorang perempuan bukan keluarga pada tengah malam melanggar norma kesusilaan dan etika kepemimpinan.
Kronologi Singkat Kejadian
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 00.00 WIB (tengah malam).
Lokasi: Desa Tang dimana perempuan yang diduga pasangan sang Kades sedang janjian ketemu di rumah temanya.
Pemicu: Sang suami dari perempuan yang curiga sudah dua malam berturut-turut bertamu pada jam 12 dirumah temanya, mendatangi rumah tersebut secara bersama-sama bersama warga untuk meminta klarifikasi kepada sang Kades.
Dari kejadian tersebut sang suami keesokan harinya menghadap Camat Bokat untuk meminta agar segera menindaklanjuti serta menyelidiki dugaan pelanggaran moral tersebut.
Disisi lain sejumlah warga menegaskan bahwa seorang pejabat publik seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan justru meresahkan ketertiban sosial di lingkungan tempat tinggal.
Sementara Camat Bokat Moh. Iksan Mangge, S.Sos saat dimintai keterangan membenarkan laporan sang suami, dan langsung bertindak cepat bersama BPD memeriksa dan melakukan BAP kepada Kades dan Perempuan (NGS) yang diduga selingkuhannya pada Kamis, 10/9/26 sampai dengan hari Ju’mat, 11/9/26
Lanjut Camat, nanti hasil BAP akan diserahkan Kepada Bupati untuk dilakukan pendalaman terhadap hasil pemeriksaan ditingkat Kecamatan.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa tersebut saat didatangi tidak berada ditempat, bahkan dihubungi beberapa kali via telpon tidak menjawab.
Arlan Ismail



