Jembatan Modo Trans Mooyong Butuh Perhatian Pemerintah

Buol, zonasulteng.com – Jembatan Modo Trans Desa Mooyong adalah akses fital untuk menghubungkan beberapa Desa yang ada di Kecamatan Bukal.
Jembatan tersebut Sudah dua tahun tidak bisa dilewati mobil yang bermuatan lebih banyak, sehingga masyakat petani Sawit sangat kesulitan, karena mobil truk muatan banyak tidak bisa melinta di jembatan tersebut, kata masyakat setempat. Kamis, 13 Juni 2024
Kepala Desa Mooyong Sunarman, S.IP saat ditemui oleh media zonasulteng.com mengatakan, pemerintah Desa Mooyong Sudah mengusulkan ke Gubernur Sulawesi Tengah, Sudah dimasukan dalam usulan musrembang tingkat Desa hingga Kabupaten, namun sampai sekarang belum juga ada jawaban dari Pemerintah atau Dinas terkait.
Lanjut Narman panggilan akrabnya, kami masyakat Desa Mooyong khusunya dan Masyakarat Kecamatan Bukal umumnya, agar pemerintah Propinsi bisa cepat memperhatikan jembatan kami yang sudah rusak parah.
“Saya mewakili semua beberapa Desa di Kecamatan Bukal, memohon agar jembatan yang merupakan akses utama kami diperhatikan oleh pemerintah Baik Daerah hingga Pemerintah Pusat” Tutupnya.
Sementara itu seorang warga yang melintas saat kami berada dilapangan mengambil gambar, mengeluh atas ketidak nyamanan karena jembatan sudah miring dan hampir putus tersebut. “kami hanya merintih dalam hati, sekiranya pemerintah bisa merasakan nasib kami sopir yang setiap hari melintas di Jembatan ini, sungguh miris sudah dua Tahun belum juga diperbaiki oleh Pemerintah” Pungkasnya sambil merasa kesal.
Redaksi01


